GAW 2026 Digelar 20-29 November, Debut SUV dan MPV Listrik Baru di ICE BSD

Permata Bank GAIKINDO Auto Week 2026 (GAW 2026) membuka pintunya 20 sampai 29 November 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Pameran akhir tahun yang masih akrab disapa GJAW ini jadi panggung debut sejumlah mobil listrik baru. Tiga merek asal China, GAC, LEPAS, dan BAW, sudah memastikan kehadiran model yang belum pernah dijual di Indonesia.

Pertama kali digelar di 10 kota

GAW 2026 punya format baru. Untuk pertama kalinya, pameran satelit berjalan serentak dari 25 sampai 29 November di sembilan kota lain, termasuk Bali, Bandung, Makassar, Medan, dan Surabaya. Total ada 10 kota penyelenggara. Pengunjung di luar Jabodetabek tidak perlu menunggu pameran ibu kota untuk melihat lineup terbaru.

Pameran GAIKINDO umumnya menghadirkan program pembelian dengan potongan harga, uji berkendara, dan skema tukar tambah. Pemburu promo akhir tahun biasanya memanfaatkan momen ini, terutama untuk model yang stoknya sedang digeser menjelang peluncuran varian baru.

GAC siapkan SUV listrik yang belum pernah tampil

GAC Indonesia mengonfirmasi satu SUV baterai yang belum pernah dipajang di Indonesia. Iqbal Taufiqurrahman, pemimpin perencanaan produk GAC Indonesia, menyebut kebaruan model itu tanpa mengungkap namanya. Media otomotif OtoDream menduga kandidatnya Aion i60 atau Aion N60, dua SUV listrik menengah yang dijual di China.

Spesifikasi China kedua model bisa jadi gambaran awal, meski belum tentu sama untuk pasar Indonesia. Keduanya memakai motor depan 165 kW atau sekitar 224 PS dengan jarak sumbu roda 2.775 mm. Aion i60 menawarkan pilihan baterai 56,68 kWh atau 77,65 kWh dengan jangkauan hingga 520 km sampai 700 km pada siklus CLTC. Aion N60 tersedia dengan tiga kapasitas baterai berjangkauan 410 km, 510 km, atau 610 km. GAC belum mengonfirmasi varian, baterai, maupun harga untuk Indonesia.

LEPAS E6 dari grup Chery

Merek energi baru Chery Group, LEPAS, memastikan SUV listrik E6 tetap meluncur di pameran November. Temmy Wiradjaja, vice country director LEPAS Indonesia, mengonfirmasi jadwal tersebut saat membuka diler baru di Puri Indah, Jakarta Barat, pertengahan Oktober lalu. Spesifikasi lengkap dan daftar varian ditahan sampai hari pers pameran.

E6 merupakan adaptasi dari LEPAS L6 EV yang debut di pameran Beijing tahun ini. Dalam bentuk global, L6 memakai motor depan tunggal 178 kW, baterai lithium iron phosphate (LFP) 67 kWh, dan jangkauan sampai 510 km pada siklus NEDC. Angka untuk pasar Indonesia bisa berbeda.

BAW M8, MPV listrik 7-9 penumpang

Beijing Automobile Works (BAW) memilih M8 sebagai model pertama yang dijual di Indonesia setelah menampilkan lima model di GIIAS Juli lalu. Rifkie Setiawan, direktur pemasaran merek BAW, menilai MPV tujuh sampai sembilan penumpang cocok dengan kebiasaan konsumen Indonesia yang bepergian berkelompok. Harga dan spesifikasi resmi diumumkan di GAW 2026.

Media internasional CleanTechnica melaporkan M8 memakai baterai LFP 81 kWh dengan jangkauan klaim sampai 505 km pada siklus CLTC. BAW juga berencana merakit M8 secara knock-down di Jawa Barat, langkah yang menentukan insentif pajak dan harga akhirnya kelak.

Pasar listrik yang tumbuh dua kali lipat

Kehadiran ketiga merek bukan tanpa dasar pasar. Gaikindo mencatat wholesales mobil listrik baterai (BEV) 117.218 unit sepanjang Januari sampai September 2026, naik 112,25 persen dibanding periode sama tahun lalu yang sebesar 55.225 unit. Pasar mobil nasional secara keseluruhan tumbuh 21 persen sampai 679.020 unit, dan Gaikindo membidik 850 ribu unit pada kuartal terakhir.

SUV dan MPV listrik yang datang ke GAW 2026 akan bersaing di segmen yang mulai ramai. MG S6 EV sudah membuka pemesanan dengan baterai 77 kWh, dan pilihan harga mobil listrik Oktober 2026 menunjukkan rentang yang makin kompetitif.

Hybrid tetap punya panggung

Pameran 2026 tidak melulu soal listrik murni. MG ZS Hybrid+ yang meluncur di GIIAS 2026 mencatat sekitar 400 pemesanan dengan harga spesial Rp299 juta untuk 1.000 konsumen pertama, dan MG Motor Indonesia menargetkan 300 sampai 400 unit per bulan. Produsen itu menyebut pasar hybrid justru lebih kuat di luar Jawa, dengan antusiasme tinggi di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Permintaan kendaraan elektrifikasi Indonesia jelas tidak merata, dan produsen menyesuaikan strategi peluncurannya dengan peta itu.

Produk hybrid juga menang di daerah tanpa infrastruktur pengisian daya yang padat. Konsumen di luar Jawa tidak perlu mengubah kebiasaan mengisi bahan bakar. Itu pula sebabnya peluncuran model hybrid justru sering digelar di daerah, bukan hanya di Jakarta.

Catatan untuk calon pembeli

Tiga merek itu belum menerbitkan harga Indonesia. Angka jangkauan CLTC dari China umumnya lebih optimistis daripada hasil berkendara nyata, jadi tunggu angka resmi dari APM. Status impor atau perakitan lokal juga mengubah harga jual akhir, terlebih aturan TKDN 60 persen mulai 2027 sudah di depan mata. Bandingkan langsung di ICE BSD, 20 sampai 29 November.

Siapkan daftar banding sebelum datang. Catat harga on the road kota Anda, biaya pengisian daya di rumah, jaminan baterai, dan ketersediaan servis merek tersebut di kota tempat tinggal. Angka jangkauan pada brosur memakai siklus uji yang berbeda-beda, jadi tanyakan angka konsumsi daya untuk pemakaian harian Anda.